Rabu, 11 Januari 2012

Cara Bersihkan virus "Pemakan Hardisk"

Virus Stuxnet, atau dikenal juga dengan sebutan Winsta, melahap semua lahan kosong di hardisk hingga penuh. Menurut Alfons Tanujaya, analis antivirus, Indonesia adalah negara dengan korban Stuxnet terbanyak kedua di dunia setelah Iran.
Virus yang awalnya menyebar dari berbagai situs porno, program bajakan dan konten 'abu-abu' lainnya itu cukup meresahkan. Berikut adalah langkah-langkah membasmi virus itu, seperti dituturkan oleh analis antivirus :

1. Menggunakan Dr Web CureIt

Disarankan korban Winsta alias Stuxnet itu untuk mengunduh piranti lunak penghapus virus. Removal Tools bernama Dr.Web CureIt itu bisa diunduh dari situs Link di bawah ini


2. Perbaiki Registri
lakukan perbaikan pada regitri Windows yang sudah dimodifikasi oleh virus. Caranya, pertama-tama, salin script di bawah ini ke file Wordpad.

Coding:
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKCU, SoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorer Advanced, ShowSuperHidden,0x00010001,1
HKCU, SoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorer Advanced, SuperHidden,0x00010001,1
HKCU, SoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorer Advanced, HideFileExt,0x00010001,0
HKLM, SOFTWARECLASSESbatfileshellopencommand,,,"""% 1"" %*"
HKLM, SOFTWARECLASSEScomfileshellopencommand,,,"""% 1"" %*"
HKLM, SOFTWARECLASSESexefileshellopencommand,,,"""% 1"" %*"
HKLM, SOFTWARECLASSESpiffileshellopencommand,,,"""% 1"" %*"
HKLM, SOFTWARECLASSESregfileshellopencommand,,,"reg edit.exe "%1""
HKLM, SOFTWAREMicrosoftWindows NTCurrentVersionWinlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

[del]
HKLM, SYSTEMCurrentControlSetServicesMRxCls
HKLM, SYSTEMCurrentControlSetServicesMRxNet
HKLM, SYSTEMControlSet001ServicesMRxCls
HKLM, SYSTEMControlSet002ServicesMRxNet
HKLM, SYSTEMCurrentControlSetServicesEnumRootLEGACY _MRXClS
HKLM, SYSTEMCurrentControlSetServicesEnumRootLEGACY _MRXNET
HKLM, SYSTEMControlSet001ServicesEnumRootLEGACY_MRX ClS
HKLM, SYSTEMControlSet002ServicesEnumRootLEGACY_MRX NET

Kemudian, simpan file dengan nama 'repair.inf'. Gunakan pilihan Save as type menjadi Text Document agar tidak terjadi kesalahan. Lalu, klik kanan file 'repair.inf', pilih 'Install' dan restart komputer.

Bersihkan temporary file, hal ini agar dapat mencegah sisa trojan yang mencoba aktif kembali. Gunakan tools seperti ATF Cleaner atau gunakan fitur Windows yaitu Disk Clean-Up.

3. Solusi Darurat
Selain itu, berikut adalah script darurat yang bisa digunakan untuk mencegah agar Winsta tidak kembali menginfeksi. Simpan script berikut dengan nama Winsta.bat (tipe file: Text)

Coding:
@echo off
del /f c:windowssystem32winsta.exe
rem rd c:windowssystem32winsta.exe
md c:windowssystem32winsta.exe
del /f c:windowssystem32driversmrxnet.sys
rem rd c:windowssystem32driversmrxnet.sys
md c:windowssystem32driversmrxnet.sys
del /f c:windowssystem32driversmrxcls.sys
rem rd c:windowssystem32driversmrxcls.sys
md c:windowssystem32driversmrxcls.sys
attrib +r +h +s c:windowssystem32winsta.exe
attrib +r +h +s c:windowssystem32driversmrxnet.sys
attrib +r +h +s c:windowssystem32driversmrxnet.sys

Setelah selesai, klik ganda file Winsta.bat yang dihasilkan. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, scan kembali menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali

Sumber : http://bambang-gene.blogspot.com/2011/12/cara-bersihkan-virus-pemakan-hardisk.html#ixzz1jATxxllY

Cara Mempercepat Booting Windows 7

Cara Mempercepat Booting Windows 7 ImageWaktu booting (boot-time) yang cepat tentu menjadi idaman setiap pengguna laptop/komputer. Memang, sudah menjadi hal yang alamiah bahwa seiring berjalannya waktu boot-time menjadi semakin lambat. Bila Anda pengguna Windows 7 dan merasa boot-time Windows Anda mulai lambat, jangan khawatir. Saya akan berbagi mengenai tips & trik supaya boot-time Windows Anda menjadi lebih cepat.
Sebelumnya, kita perlu mencari cara untuk menghitung boot-time secara akurat. Tentu saja kita bisa menggunakan jam tangan untuk keperluan ini, namun ada cara yang lebih akurat lagi. Pertama adalah menggunakan aplikasi yang bernama Boot Racer. Aplikasi ini memang dibuat khusus untuk menghitung boot-time Windows. Untuk lebih jelasnya perhatikan ilustrasi yang saya capture dari laptop HP saya sendiri berikut ini:
  • Pertama download dulu installer-nya (dalam bentuk zip) di sini.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Setelah selesai, dobel klik file zip tersebut, kemudian dobel klik file installer didalamnya.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Klik Next ketika muncul window Installation Wizzard.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Pilih “I accept the license agreement”, lalu klik Next.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Bila muncul window User Account Control (UAC), klik saja Yes.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Setelah proses instalasi selesai, tampilan awal Boot Racer akan muncul. Klik saja di gambar stop watch tersebut.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Klik Yes untuk restart.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Pada saat memasuki Desktop, di sebelah kanan bawah akan muncul window kecil yang menunjukkan boot-time. Klik See why… untuk melihat detailnya.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Time To Logon adalah waktu sejak laptop menyala (Start) sampai ke menu Logon (karena saya menggunakan password untuk masuk ke Windows 7, sehingga pada saat booting mampir dulu ke menu Logon). Time to Desktop merupakan total waktu dari mulai Start sampai Desktop siap digunakan. User Logon Waiting Time merujuk pada jumlah waktu selama berada di menu Logon (untuk mengisi password). Klik Show History untuk melihat ringkasannya.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Di sini terlihat bahwa ada dua parameter utama yang digunakan Boot Racer, yaitu Time to Logon dan Time from Logon to Desktop.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
Dari ilustrasi di atas, terlihat bahwa boot-time Windows 7 di laptop HP saya adalah 76 detik, dan mendapatkan rating Good. Waktu 6 detik untuk memasukkan password selama di menu Logon (User Logon Waiting Time), tidak dimasukkan dalam perhitungan untuk menentukan kecepatan boot-time secara keseluruhan (Time to Desktop).
Cara kedua untuk menghitung boot-time adalah dengan memeriksa Boot Time Logs melalui Windows Tools. Berikut saya tunjukkan ilustrasinya dengan menggunakan laptop HP saya sebagai contoh:
  • Masuk ke Control Panel, lalu klik System and Security.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Klik View event logs pada bagian Administrative Tools.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Pada panel sebelah kiri, pilih ke Event Viewer -> Applications and Services Logs -> Microsoft -> Windows -> Diagnostics-Performance -> Operational. Pada panel tengah bagian atas, pilih baris dengan Event ID 100 dan Date and Time paling akhir. Lalu perhatikan nilai Boot Duration pada panel tengah bagian bawah. Inilah waktu booting (dalam mili-detik) yang terjadi pada saat booting terakhir.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
Dari contoh di atas terlihat bahwa berdasarkan Boot Time Logs, boot-time laptop HP saya adalah sekitar 121 detik atau sekitar dua menit. Hal ini juga menunjukkan bahwa hasil perhitungan antara cara pertama (dengan Boot Racer) dengan cara kedua ini sangat berbeda, padahal keduanya mengacu pada booting yang sama. Hal ini wajar saja karena metode pengukuran yang digunakan memang berbeda, sebagaimana ditunjukkan oleh diagram berikut ini.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
Yang perlu dipahami selanjutnya adalah bahwa sejak laptop/komputer menyala sampai ke menu Logon (Time To Logon), proses-proses yang terjadi adalah proses yang banyak berkaitan dengan hardware, seperti misalnya: memory check, boot device check, loading driver (ini terjadi pada saat animasi logo Windows 7 ditampilkan), dll. Sehingga kunci untuk menghemat waktu di sini adalah adalah dengan mengubah setting-an BIOS untuk menghilangkan pengecekan dan delay-delay yang tidak perlu. Selain itu, menghilangkan animasi logo Windows 7 juga bisa sedikit mempercepat Time To Logon ini.
Sebaliknya, sejak dari menu Logon sampai Desktop siap digunakan (Time From Logon To Desktop), proses-proses yang terjadi adalah proses yang banyak berkaitan dengan software yang ada di laptop/komputer. Banyak program-program yang kita gunakan, tanpa kita sadari, men-setting dirinya supaya dipanggil (di-load) pada saat awal masuk Windows (Startup). Semakin banyak program yang di-load saat Startup, semakin lama waktu yang dibutuhkan sebelum Desktop siap digunakan. Dengan demikian, kunci untuk menghemat waktu di sini adalah dengan mengurangi jumlah program yang di-load pada saat Startup.
Nah, sampai disini Anda tentu sudah paham mengenai seluk-beluk per-booting-an Windows, dan proses apa saja yang terjadi baik sebelum maupun sesudah Logon. Jika Anda tidak men-set password Windows 7 Anda, maka tentu saja menu Logon ini tidak akan muncul. Namun demikian proses yang terjadi tetaplah sama.
Kini tibalah saatnya saya memberikan tips & trik untuk mempercepat boot-time Windows 7. Langkah-langkah di bawah ini disertai dengan ilustrasi yang saya capture dari laptop HP milik saya sendiri pada saat menerapkannya. Di laptop/komputer Anda bisa jadi tampilannya agak sedikit berbeda, namun konsep dasarnya tetaplah sama. Berikut langkah-langkahnya:
  • Tekan Windows+R untuk memunculkan Run, ketik “msconfig”, lalu tekan Enter untuk memunculkan window System Configuration.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Pilih tab Boot, dan centang/contreng di bagian No GUI boot. Ini bertujuan untuk menghilangkan munculnya animasi logo Windows pada saat booting yang akan memberikan penghematan waktu. Kalau sudah, klik Advanced Options.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Centang/contreng pada bagian Number of processors dan lalu pilih angka paling besar di bagian bawahnya. Jumlah angka disini bisa berbeda, tergantung jenis processor yang digunakan. Laptop saya masih menggunakan dual core karenanya angka maksimalnya cuma 2. Bila Anda menggunakan quad core, i3 core, i5 core, i7 core, tentu jumlah angkanya akan berbeda. Pastikan Anda memilih angka yang terbesar! Jika sudah klik OK untuk kembali ke window System Configuration.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Pilih tab Startup. Di sini terlihat program-program apa saja yang di-load Windows pada saat Startup. Pastikan hanya program yang penting saja yang dipanggil. Program yang jarang digunakan atau tidak terlalu penting sebaiknya tidak perlu dicentang/dicontreng agar boot-time bisa dihemat. Jika ragu, Anda bisa memeriksa bagian Manufacturer dan Command untuk bisa lebih memastikan. Klik Apply lalu OK jika sudah selesai memilih-milih.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Klik Restart untuk melanjutkan.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Pada saat restart, bersiap-siaplah untuk masuk ke BIOS dengan menekan tombol untuk masuk BIOS. Tiap merek laptop/komputer biasanya mempunyai tombol BIOS yang berbeda. Di laptop HP saya, untuk masuk BIOS saya harus menekan F10.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Setelah masuk BIOS, carilah option-option yang berkaitan dengan booting dan bisa menghemat boot-time. Tampilan tiap BIOS pasti berbeda. Di sini saya berikan contoh tampilan BIOS laptop HP saya pada bagian System Configurations -> Boot Options. Lihat bagaimana saya menaruh harddisk (Notebook Hard Drive) di urutan teratas pada Boot Order, sekaligus men-disabled option boot lainnya yang tidak penting. Segala sesuatu yang berkaitan dengan delay juga saya set menjadi nol.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Pada beberapa BIOS, biasanya terdapat option Quick Boot Mode. Set option ini menjadi Enabled bila terdapat di BIOS Anda. Berikut ini adalah contoh ilustrasi yang saya ambil dari internet (karena di BIOS laptop HP saya tidak ada option ini).
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Setelah selesai pastikan untuk men-Save perubahan yang sudah dilakukan kemudian keluar dari BIOS. Selesai sudah langkah-langkah untuk mempercepat booting Windows, dan sekarang tinggal melihat hasilnya.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
HASIL
Ilustrasi di atas pada dasarnya menggambarkan penerapan tips & trik untuk mempercepat booting Windows 7 yang sudah saya uji cobakan sendiri di laptop HP saya. Begitu keluar dari BIOS dan masuk ke Windows lagi, berikut hasil yang saya dapatkan:
Boot Racer
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
Dari gambar di atas terlihat bahwa boot-time saya sekarang menjadi 49 detik, yang artinya terjadi penghematan 27 detik dari sebelumnya. Rating boot speed saya pun menjadi Excellent. Sungguh luar biasa!
Boot Time Logs
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
Terlihat bahwa boot-time saya kini menjadi sekitar 63 detik, dari yang sebelumnya 121 detik. Jadi ada penghematan yang signifikan pula apabila dilihat dari catatan Boot Time Logs Windows 7.
Nah, Anda tentu penasaran untuk mencobanya sendiri bukan?! Silahkan dicoba tips & trik ini, dan akan lebih baik lagi jika setelah mencoba Anda memposting hasilnya di bagian komentar artikel ini.Semoga bermanfaat....

Sumber : http://bambang-gene.blogspot.com/2011/08/cara-mempercepat-booting-windows-7.html#ixzz1jATcitAp

Mengembalikan Registry Yang Terinfeksi Virus




Cara Mengembalikan Registry Yang Terinfeksi Virus ImageMemang agak sulit apabila komputer kita sudah terinfeksi virus apalagi biasanya virus itu menginfeksi sekaligus menonaktifkan bagian yang sulit untuk diperbaiki terutama pada registry yang di-disable oleh virus. Misalnya System restore (tidak bisa mengakses Restore), Shutdown (tidak bisa shutdown), Hidden Folders (tidak bisa buka file yang di-Hidden).
Untuk mengaktifkannya kembali, diperlukan trik khusus (Dan perlu ilmu khusus juga tentunya) yang bisa dipelajari oleh semua orang. Anda juga tidak harus mahir komputer untuk dapat mengedit registry Windows.
Adapun cara mengaktifkan kembali secara manual registry-registry yang terinfeksi virus atau registry yang sudah dirubah oleh virus silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini:
A. Mengaktifkan kembali registry System Restore yang terinfeksi virus
  1. Masuk ke-Run ketikkan Regedit lalu tekan enter sampai muncul form Registry. Cara Mengembalikan Registry Yang Terinfeksi Virus Image
  2. Masuk ke ” HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\SystemRestore ” klik dua kali pada DisableSR rubah value datanya menjadi angka 0 sehingga menjadi 0×00000000(0) seperti pada gambar dibawah ini : Cara Mengembalikan Registry Yang Terinfeksi Virus Image
  3. Restart komputer biar terjadi perubahan
  4. Klik kanan pada My computer Klik properties
  5. Klik tab System restore dan aktifkan lagi system restorenya
Selamat anda bisa menggunakan system restore anda lagi.
B. Mengaktifkan kembali registry Shutdown yang terinfeksi virus
  1. Masuk ke-Run ketikkan Regedit lalu tekan enter
  2. masuk ke ” HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon ” klik dua kali pada AutoRestartShell dan rubah valuenya menjadi angka 1 Cara Mengembalikan Registry Yang Terinfeksi Virus Image
  3. yang tadinya dirubah virus menjadi angka 0 dan rubah juga value pada ShutdownWithoutLogon menjadi angka 0
  4. Restart komputer biar terlihat perubahannya
  5. Shutdown komputer
Selamat anda sudah bisa Shutdown lagi seperti semula.
Cara Mengembalikan Registry Yang Terinfeksi Virus Image
C. Mengembalikan registry Hidden Folder yang terinfeksi virus
  1. Masuk ke-Run ketikkan Regedit lalu tekan enter
  2. Masuk ke ” HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\NOHIDDEN ” klik 2 kali pada CheckedValue rubah valuenya menjadi angka 2 Cara Mengembalikan Registry Yang Terinfeksi Virus Image
  3. dan lakukan hal yang sama pada DefaultValue.
  4. Masuk ke ” HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\FolderHidden\SHOWALL “ Cara Mengembalikan Registry Yang Terinfeksi Virus Image
  5. klik 2 kali pada CheckedValue rubah valuenya menjadi angka 1 dan untuk DefaultValue lakukan seperti pada langkah ke 2.
  6. Untuk SuperHidden silahkan masuk ke ” HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersionExplorer\Advanced\Folder\SuperHidden ” Klik dua kali pada CheckedValue rubah valuenya menjadi 0, lakukan juga hal yang sama pada DefaultValue, UncheckedValuenya dirubah menjadi angka 1.
  7. Hapus dulu file-file yang anda curigai sebagai virus biasanya menyamar sebagai Autorun.inf(namanya persis yang digunakan oleh autorun.inf windows)yang mengkonfigurasi dirinya dengan Folder Recycler yang didalamnya banyak virus ” .exe “, ” .vb ” dan sejenisnya yang akan dijalankan secara otomatis oleh Autorun.inf ini. (Catatan: cara kerja virus ini adalah meng-hidden folder dan menonaktifkan ” Hidden files and folders ” pada tool ” Folder option ” termasuk menyembunyikan virus tersebut agar tidak terlihat serta menginfeksi ” setup.exe ” dan bagian lainnya yang vital) apabila anda temukan virusnya langsung delete dengan menggunakan tombol shift+del biar tidak masuk ke Recycle bin, karena kalau masuk lagi bisa menyebabkan virus tadi aktif kembali. tapi anda harus hati-hati juga jangan sampai salah delete menyebabkan System windows anda rusak.
  8. Restart komputer biar terlihat perubahannya
Selamat, pengaturan Hidden files and folders anda kembali seperti semula.
Catatan : mencegah virus datang lagi silahkan nonaktifkan Autoplay All drivers dan setting pada Recycle bin properties dicentang pada ” Do not move fles to the recycler bin. remove files immediately when deleted “ Cara Mengembalikan Registry Yang Terinfeksi Virus Image
dan jangan lupa sering-seirnglah di-Scan komputer anda dan update Antivirus anda.

Semoga bermanfaat

Cara Mengkalibrasi Baterai Pada Notebook.

Jika sebelumnya anda pernah membaca artikel “Menangani Consider Replace Battery pada Windows 7“, sekarang di sini kami akan memberikan tutorial bagaimana cara mengkalibrasi baterai pada notebook.
Kalibrasi Baterai Pada Notebook Image
Kalibrasi baterai sendiri berfungsi untuk mengembalikan/mensetting baterai agar baterai bisa terbaca lebih akurat sehingga memunculkan level yang benar sesuai dengan kondisi asli baterai.
Berikut ini step by step cara mengkalibrasi baterai pada notebook:
  • Nyalakan notebook anda.
  • Setelah menyala, hubungkan adaptor notebook dan charger baterai notebook anda hinga mencapai kondisi full (Notifikasi baterai menunjukka range 99-100%, atau lampu indikator baterai pada notebook warnanya berubah).
  • Setelah bterai full, restart notebook anda dan masuk ke Safe Mode. Jika belum mengerti bagaimana cara masuk ke Safe Mode, pada saat laptop baru menyala, tekan F8 beberapa kali sampai muncu menu Advanced Boot Options.
    Kalibrasi Baterai Pada Notebook Image
  • Pada menu tersebut pilih Safe Mode yang dilanjutkan dengan menean tombol Enter. Tunggu sampai Windows masuk ke mode Safe Mode.
  • Setelah masu ke mode Safe Mode, lepas adaptor notebook dan jangan digunakan sama sekali.
    Kalibrasi Baterai Pada Notebook Image
  • Biarkan notebook menyala terus sampai akhirnya baterai habis dan notebook mati.
  • Setelah notebook benar-benar dalam kondisi mati, hubungkan charger dengan notebook, tunggu sekitar 3-5 menit, kemudian nyalakan kembali notebook seperti biasa.
  • Jika ditanya masuk mode mada, pilih Start Windows Normally.
Saat notebook menyala, seharusnya Windows 7 bisa membaca “power meter battery” dengan akurat yang tentunya sesuai dengan konsisi real baterai.
Trik ini sudah pernah saya coba sendiri menggunakan notebook Compaq CQ42 dan terbukti berhasil. Untuk notebook merek dan tipe lainnya, secara teori trik ini bisa digunakan tetapi untuk konidisi real-nya, saya sendiri belum pernah mencoba.
Selamat mencoba

Sejarah Asal Dari Nama-Nama Beberapa Perusahaan Terkenal Di Dunia

Banyak dari kita menggunakan komputer, televisi, bermain game, atau telepon selular kita. Tanpa kita sadari merek produk elektronik yang ada di sekeliling kita sangatlah akrab di telinga, tapi bagaimana mereka bisa mendapatkan merek tersebut pertama kalinya? Berikut kita melihat bagaimana mereka mendapatkan nama tersebut.

1. Kodak

George Eastman merupakan pendiri dari perusahaan tersebut pada tahun 1888. Eastman mencari nama yang pendek untuk dijadikan merek dengan alasan lebih mudah diucapkan dan hanya merujuk kepada produknya. Kemudian dia mengatakan bahwa dirinya menyukai huruf “K” karena memiliki kesan kuat dan tajam dibanding dengan huruf yang lain. Setelah itu Eastman ingin memiliki sebuah merek yang diawali dan diakhiri dengan huruf “K”, setelah bermain dengan huruf, akhirnya dia mendapatkan sebuah nama KODAK

2. Nintendo

Nama Nintendo bila diterjemahkan dalam bahasa inggris berati “Leave Luck to Heaven”. Nama Nintendo sendiri sebenarnya terasa lebih pas sebelum mereka bergelut di bidang video games, pada tahun 1889 telah membuka usaha kartu permainan Jepang yang disebut kartu Hanafuda dengan desain gambar-gambar bunga.

3. Sega

Sega memulai bisnisnya di Hawaii pada tahun 1940 sebagai penyedia game standart berupa mesin Pinball untuk memberikan hiburan para prajurit perang. Pada 1951, perusahaan ini pindah ke Tokyo, Jepang dan menamai dirinya “Service Games” untuk mencerminkan perusahaan bisnisnya di bidang mesin permainan yang menggunakan koin untuk memenuhi kebutuhan prajurit Amerika. Pada 1965, Service Games merger dengan Rosen Enterprises dan namanya disingkat menjadi SEGA.

4. Nokia

Perusahaan elektronik modern seperti Nokia pada awalnya bukan merupakan perusahaan selular seperti saat ini. Perusahaan yang berdiri pada tahun 1865 merupakan pabrik kertas yang berada di Tampere, Finlandia. Ketika pemiliknya Fredrik Idestam membuka pabrik kedua di Nokia, Finlandia, dia ingin agar nama kota tersebut menjadi nama merek. Nama kota tersebut diambil dari nama sungai yang melintasi kota tersebut, Nokianvirta River.

5. Toshiba

Toshiba dibentuk pada tahun 1939, merupakan hasil merger dari dua perusahaan. Tokyo Denki adalah perusahaan yang bergerak di bidang consumer goods dan perusahaan mesin Shibaura Seisakusho. Mengambil beberapa huruf di depan dari masing-masing perusahaan “TO” dan “SHIBa”, maka lahirlah merek Toshiba.

6. Sanyo

Nama Sanyo berarti “tiga lautan” dalam bahasa Jepang; pendiri perusahaan ingin menjual produknya melalui jalur samudra Hndia, Atlantik, dan Pasifik untuk mencapai seluruh dunia.

7. Seiko

Perusahaan pembuat arloji yang mengambil nama dari kata Jepang yang berarti “sempurna” atau “sukses”.

8. Canon

Ketika Precision Instrumen Laboratorium Optikal pertama kali mulai dikembangkan di Jepang, awalnya menggunakan lensa kamera 35mm yang dilengkapi dengan focal plane shutter, para insinyur mengatakan bahwa ini merupakan penciptaan “Kwanon”, setelah dewi Buddha memberi petunjuk. Ketika kamera telah siap dijual di seluruh dunia pada tahun 1935, perusahaan memutuskan untuk sedikit merubah nama menjadi “Canon” sehingga akan lebih mudah diterima bagi pasar internasional.

9. Sharp

Produsen elektronik ini dimulai pada tahun 1912 yang bergerak di bidang logam untuk memenuhi toko Tokuji Hayakawa secara pribadi termasuk spesialis kancing gesper. Pada tahun 1915, Hayakawa meningkatkan permintaannya menjadi pensil mekanik yang dikenal dengan nama Ever-Sharp, dan untuk menghargai karyanya, Hayakawa mulai menjuluki perusahaan itu “Sharp.”

10. Motorola

Pendiri perusahaan Paul Galvin memilih nama itu pada konvensi ejaan penamaan lama yang meletakkan “-ola” pada akhir kata nama-nama radio seperti Victrola. Sejak Galvin dan perusahaan yang membuat radio yang bisa dibawa kemana-mana, ia menggabungkan kata “motor” dengan “-ola” untuk mendapatkan nama merek tersebut.

11. Samsung

Samsung memulai usahanya pertama kali pada tahun 1938 ketika Lee Byung-Chull membuka “Samsung Store” di Korea. Toko yang pada awalnya difokuskan pada ekspor ikan kering dan buah-buahan, tetapi melompat ke elektronik di tahun 1960-an. Samsung merupakan sebuah bahasa korea yang berarti “bintang tiga,” yang memberi isyarat keberuntungan dari nomor tiga.

12. Apple,Inc

Pada saat awal berdiri, perusahaan Steve Jobs masih belum memiliki sebuah nama selama kurang lebih 3 bulan. Pada saat Steve Jobs makan buah apple maka tercetuslah ide untuk memberi nama perusahaan dengan nama Apple.

13. Compaq

Berasal dari kata Computer dan Pack yang mengartikan komputer kecil yang terintegrasi, sesuai dengan produk pertama mereka yang sangat compact Compaq Portable.

14. Casio

Awal berdirinya Casio merupakan pabrik Sub kontaktor. Nama Casio diambil dari nama pendiri, Kashio Tadao.

15. AMD

Kependekan dari Advanced Micro Device.

16. BenQ

Kependekan dari Bringing Enjoyment and Quality to life.

Sumber : http://bambang-gene.blogspot.com/2012/01/sejarah-asal-dari-nama-nama-beberapa.html#ixzz1jAQSdzO2